Senin, 31 Juli 2017

Bahaya Radiasi Ponsel Pada Kesehatan Dan Janin

Bahaya dampak radiasi handphone ponsel selular terhadap kesehatan badan serta juga kesehatan janin di dalam kandungan ialah tidak sedikit jumlahnya. Di dalam kegiatan rutinitas sehari-hari kegiatan menggunakan Handphone HP tidaklah lepas dari kita semuanya.

Bahaya Hp (handphone) yang kita gunakan setiap hari sangat berbahaya bagi kesehatan kita semuanya bahkan menurut beberapa hasil survey , ancaman yang di timbulkan bagi kesehatan kita dari radiasi Handphone melebihi ancaman yang di timbulkan akhir merokok.

Penemuan gres dikala ini menunjukkan bahwa gelombang radio yang dipancarkan HP mampu merusak struktur DNA manusia. Penelitian ini dilakukan oleh 12 lembaga reset , 7 diantaranya ada di Eropa selama 4 tahun. 1996 , Universitas of Washington , Seattle menemukan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang radio rendah terbukti mampu merusak DNA.

Kelompok riset Jerman , Verum mencoba mempelajari efek radiai HP terhadap sel-sel badan manusia. Hasilnya sel-sel badan yang terkena paparan gelombang elektromagnetik menyerupai pada HP mengalami kerusakan yang signifikan.

Bahkan mutasi sel-sel ini mampu menjadi penyebab timbulnya kanker. Pancaran radiasi yang digunakan dalam penelitian berada pada level 0 ,3-2 watt/kg , sementara pada HP memancarkan sinyal radio atau SAR (Spesifik Absortion Rate) yang berada pada level 2 watt/kg.

Dampak Akibat Radiasi Handphone Bagi Kesehatan


Ada beberapa efek dampak negatif penggunaan HP yang berlebihan terhadap kesehatan badan manusia diantaranya ialah sebagai berikut :

Mengganggu Memori Daya Ingat Manusia

Bahaya Radiasi Ponsel Pada Kesehatan Dan Janin

Pernahkah ketika kita menelepon dalam waktu yang lama dan hp anda menjadi hangat / panas? Nah sebenarnya di situlah radiasi yang paling banyak dari hp yang kita gunakan tersebut.

Saat kita menelpon cukup lama maka dalam hal ini HP akan mencari sinyal secara terus-menerus dan menimbulkan radiasi yang berkepanjangan. Bagi kita yang terbiasa telpon dengan menempelkan pada indera pendengaran , maka di situlah potensi daya ingat kita akan berkurang.

Maka usahakanlah ketika kita menelpon menggunakan kemudahan handset atau loudspeaker supaya sumber radiasi ponsel tersebut tidak begitu bersahabat dengan anggota badan kita.

Selain hal tersebut penggunaan hp bagi bawah umur yang masih dalam masa pertumbuhan dapat mengurangi daya ingatnya , alasannya ialah otak anak ketika masa tersebut ialah masih dalam tahap perkembangan.

Menyebabkan Kanker Otak

Penggunaan ponsel dalam jangka waktu yang lama dan terus-menerus dapat pula menimbulkan timbulnya kanker otak , khususnya bagi yang seringkali menelpon dan ditempelkan di indera pendengaran atau wilayah di bersahabat kepala kita.

Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya menyerupai timbal , asap knalpot , dan kloroform. Para pakar melaksanakan penelitian dan menemukan bahwa ada peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak akustik neuroma bagi pengguna ponsel.

Otak insan dapat dengan mudah teradiasi apabila kita sebagai pengguna ponsel ponsel dalam jangka waktu yang lama dan terus-menerus. Untuk itu pakailah ponsel seperlunya saja untuk menghindari hal-hal buruk tersebut.

Mengurangi Produksi Kualitas Sperma

Bagi kita kaum pria dan laki-laki ialah sebaiknya mengetahui bahwa radiasi hp mampu mengurangi produksi sperma kaum pria. Kesimpulan ini diambil setelah diadakan beberapa penelitian ilmiah yang menyatakan bahwa produksi pemakaian hp mampu menghipnotis produksi sperma menjadi berkurang dan juga mengurangi kualitas sperma itu sendiri.

Sperma menjadi tidak begitu subur sehingga mengurangi prosentase melahirkan keturunan , beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang terbiasa menaruh hp di saku celana dan ikat pinggang cenderung memiliki sperma yang lebih sedikit dan kurang berkualitas.

Inilah yang harus kita sebagai kaum pria untuk lebih memperhatikan akan hal yang satu ini yaitu pengaruh radiasi terhadap sperma laki-laki. Maka gunakanlah ponsel handphone seperlunya saja dan usahakan tidak menaruhnya menempel dengan anggota tubuh. Kita mampu menaruhnya di dashboard kendaraan beroda empat atau di tas.

Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan Ibu Hamil Dan Janin

Bahaya Radiasi Handphone Bagi Kesehatan Ibu Hamil Dan Janin


Gangguan kesehatan akhir pemakaian dan radiasi ponsel handphone pada kaum wanita juga tidak boleh disepelekan oleh para kaum perempuan. Karena memang pengaruh dampak radiasi ponsel pada kesehatan kaum wanita perempuan serta ibu hamil dan juga janin juga tidaklah sedikit jumlahnya.

Bahaya radiasi ponsel telepon seluler pada kesehatan ibu hamil dikatakan pada studi yang di kutip dari dailymail.co.uk paparan radiasi selama kehamilan akan menghipnotis perkembangan otak janin sehingga menimbulkan hiperaktif. Penelitian ini dilakukan oleh Yale School of Medicine.

Radiasi yang dihasilkan dari ponsel pada waktu yang lama akan menunjukkan efek buruk apalagi kalau anda terbiasa meletakan ponsel di bersahabat rahim anda.Studi yang dilakukan wanita yang meletakan ponsel di area badan fatal , termasuk rahim sebagai alat reproduksi wanita sehingga akan mengganggu kerusakan sel sehingga menimbulkan keguguran pada usia janin 2 atau 3 bulan.

Baru-baru ini penelitian dilakukan sebuah penelitian di Universitas Yale di Amerika menyerupai informasi pemberitaan yang dilansir dari bidanku.com terkait dengan pemberitaan yang berjudul waspada ancaman paparan radiasi ponsel untuk kesehatan janin disebutkan bahwasannya dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa penggunaan ponsel pada wanita hamil ternyata memang memiliki dampak buruk untuk kesehatan janin dalam kandungannya.

Para peneliti bahkan menganjurkan para Ibu Hamil untuk tidak meletakan ponselnya dalam saku di bersahabat perutnya , mengingat ancaman radiasinya akan kuat terhadap kesehatan sang janin. Selain itu , ibu hamil juga dihimbau untuk tidak terlalu sering menggunakan ponselnya untuk mengurangi resiko radiasi yang ditimbulkan.

Dampak yang ditimbulkan dari paparan radiasi tersebut terhadap janin antara lain ialah sebagai berikut :
  1. Dapat menghipnotis perkembangan otak bayi.
  2. Menyebabkan gangguan memori (daya ingat).
  3. Menimbulkan perasaan cemas.
  4. Gangguan perilaku pada bayi.
  5. Dapat menimbulkan Hiperaktivitas Pada Bayi Anak.
Paparan dari radiasi yang mungkin tidak berdamak terlalu besar bagi orang sampaumur , dapat menunjukkan pengaruh cukup besar sehingga dapat mengganggu tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Terlebih lagi kalau penggunaan ponsel ini seringkali ibu operasikan maka radiasi tersebut akan semakin banyak diterima bayi.

Bahaya Radiasi Ponsel Pada Anak-Anak


Anak-anak menyerap Radiasi yang ditimbulkan oleh ponsel hanphone atau pun alat Komunikasi sejenis dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Orang dewasa. Dr Om Ghandi seorang ilmuwan terkemuka dan profesor teknik listrik di Universitas Utah menemukan bahwa bawah umur di bawah usia 10 Tahun dapat menyerap Radiasi di seluruh Otak mereka.

Ia menemukan bahwa lebih banyak Radiasi yang melewati Telinga dan ke Kepala alasannya ialah Telinga anak lebih tipis dan pesawat telepon lebih bersahabat ke kepala. dengan perbedaan sekitar dua milimeter , "kata Dr Ghandi.

Ponsel dan Teknologi Nirkabel lainya mampu menimbulkan "seluruh generasi" Remaja dikala ini cepat pikun di puncak kehidupan mereka. Penelitian menunjukkan dan juga Professor Leif Salford yaitu orang yang memimpin penelitian di Universitas bergengsi Lund Swedia mengatakan bahwa "Sukarelawan untuk paparan Radiasi gelombang mikro yang ditimbulkan Ponsel ialah percobaan Biologis terbesar yang pernah dilakukan pada Manusia".

Profesor Salford dan timnya telah menghabiskan 15 tahun untuk menyelidiki Radiasi gelombang mikro. Studi mereka terbukti Radiasi mampu membuka penghalang darah - otak , yang memungkinkan protein yang disebut albumin untuk masuk ke otak. Penelitian terbaru mereka menunjukkan proses ini terkait dengan kerusakan otak serius.

Profesor Salford mengatakan Neuron yang biasanya tidak akan menjadi "pikun" hingga orang-orang mencapai usia 60-an sekarang mampu terjadi ketika mereka berusia 30-an .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar